Tenggarong, 11 November 2025 – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan kesiapan penuh kontingen Kukar untuk berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025 yang akan berlangsung di Penajam Paser Utara (PPU).

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, dalam laporannya menyebutkan bahwa sebanyak 238 atlet, yang terdiri dari 149 atlet putra dan 89 atlet putri, akan mewakili Kukar dalam ajang ini. Mereka akan didampingi oleh 41 pelatih dan 14 ofisial yang siap memberikan pendampingan teknis dan motivasi sepanjang berlangsungnya kompetisi.

“Untuk mendukung atlet kita meraih prestasi terbaik, kami mengirim 41 pelatih dan 14 ofisial yang sudah terlatih dan siap mendampingi setiap langkah atlet di lapangan,” ujar Aji Ali.

Aji Ali juga menambahkan bahwa para atlet Kukar telah menjalani Training Center (TC) Mandiri sebagai bagian dari persiapan akhir. TC ini dilaksanakan pada 17–19 Oktober 2025 untuk mematangkan kemampuan fisik, teknik, dan mental bertanding para atlet sebelum bertanding di ajang resmi.

“TC Mandiri ini sangat penting untuk mempersiapkan para atlet menghadapi tantangan di POPDA. Kami ingin mereka tampil dengan performa terbaik,” tambahnya.

POPDA XVII Kaltim 2025 akan mempertandingkan 12 cabang olahraga (cabor), di antaranya atletik, pencak silat, taekwondo, woodball, kickball, bulu tangkis, panahan, tinju, menembak, bola voli, sepak bola, dan basket. Kompetisi ini akan dipusatkan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai tuan rumah utama. Namun, beberapa cabang olahraga akan dilaksanakan di kabupaten/kota lain karena keterbatasan sarana di PPU.

“Kutai Kartanegara dipercaya menjadi tuan rumah untuk beberapa cabor, termasuk renang, sementara Samarinda menjadi tempat pertandingan senam, dan Balikpapan untuk karate serta judo,” ungkap Aji Ali.

Aji Ali juga mengungkapkan bahwa seluruh atlet Kukar telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan kategori atlet, yang memberikan perlindungan bagi peserta selama mengikuti kompetisi.

“Kami berharap perlindungan ini tidak sampai digunakan, artinya seluruh atlet dalam kondisi sehat dan dapat bertanding maksimal. Kami yakin dengan semangat dan kerja keras, juara tetap ada di tangan kita,” tuturnya dengan penuh optimisme.

Untuk pembiayaan, Aji Ali menjelaskan bahwa akomodasi utama untuk kontingen yang berlaga di PPU akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Namun, biaya transportasi lokal dan keberangkatan dari Tenggarong ke lokasi pertandingan akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Sekitar 89 atlet yang ditanggung oleh Provinsi, sementara sisanya menjadi tanggung jawab Pemkab Kukar. Selain itu, para atlet juga akan mendapatkan uang saku dari Dispora Kukar,” jelasnya.

Aji Ali berharap agar uang saku untuk atlet dapat segera dibayarkan, sehingga para atlet dapat fokus dan bersemangat dalam bertanding tanpa ada kekhawatiran.

“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kukar agar kontingen kami dapat meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kutai Kartanegara di ajang POPDA tahun ini,” tutupnya.