Dispora Kutai Kartanegara – Festival Ramadhan Reborn ke-15 Tahun 2026 resmi ditutup pada Selasa (10/3/2026) malam di Gedung Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara, Tenggarong. Kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan generasi muda selama bulan Ramadan tersebut dihadiri para pembina, pelatih, serta anggota Gerakan Pramuka Indonesia dari berbagai gugus depan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Penutupan festival dilakukan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kukar, Dafip Haryanto, yang mewakili Aulia Rahman Basri, ditandai dengan pemukulan bedug sebagai simbol berakhirnya rangkaian kegiatan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten III, disampaikan apresiasi kepada Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kukar, Aji Ali Husni, beserta jajaran pengurus dan panitia yang telah menyelenggarakan Festival Ramadhan Reborn sebagai bagian dari program kerja tahun 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan pembinaan generasi muda di Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Gerakan Pramuka.

“Gerakan Pramuka memegang peran strategis sebagai jalur pendidikan nonformal yang melengkapi pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan informal di lingkungan keluarga. Melalui Pramuka kita membangun fondasi bangsa melalui pembentukan karakter, kepribadian yang tangguh, serta kecakapan hidup yang relevan dengan perkembangan zaman,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa pembinaan dalam Gerakan Pramuka berfokus pada penanaman nilai-nilai akhlak mulia agar setiap anggota mampu tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Festival Ramadhan Reborn dinilai menjadi salah satu sarana penting untuk menanamkan nilai religiusitas kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan, seperti khataman Al-Qur’an, buka puasa bersama, hingga berbagai lomba kreativitas yang dipadukan dengan semangat kedisiplinan kepanduan.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka mampu menjadi wadah adaptif dalam membina mentalitas generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.

Bupati juga berpesan kepada para peserta agar nilai-nilai kebersamaan, kejujuran, kerja sama, dan tanggung jawab yang diperoleh selama kegiatan dapat terus dijaga serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Ramadhan Reborn, Alvin Muhammad Yazid, melaporkan bahwa kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni 8–10 Maret 2026 di Sekretariat Kwarcab Pramuka Kukar.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain lomba azan, tartil Al-Qur’an, da’i, kaligrafi, serta busana muslim. Peserta berasal dari anggota Pramuka dan Kwartir Ranting (Kwarran) dari sejumlah kecamatan di Kutai Kartanegara dengan total 110 peserta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dispora Kukar dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Acara penutupan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan yang dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba serta dihadiri para pembina, pelatih, dan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

 

Kontak Media:
Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kutai Kartanegara
Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Telepon : +62 (0541) 4108929, 4108474
Website : dispora.kukarkab.go.id